Software
OpenEvidence: alat medis yang hanya relevan untuk klinisi terverifikasi
Produk ini berguna untuk point-of-care search, tetapi aksesnya sangat terbatas dan memang tidak ditujukan untuk pasar umum.
Harga
Tier harga publik untuk OpenEvidence, terakhir diverifikasi 15 April 2026.
HCP AS terverifikasi
Gratis
Hanya tersedia untuk tenaga kesehatan AS yang sudah terverifikasi.
Fitur Utama
Kapabilitas utama yang membentuk cara orang memakai OpenEvidence hari ini.
Jawaban disertai sumber, citation, dan basis dari literatur medis peer-reviewed.
Produk ini dibatasi untuk tenaga kesehatan AS yang terverifikasi dan memerlukan verifikasi profesional.
OpenEvidence menyebut kini menarik dari 300+ jurnal medis plus materi FDA dan CDC, dengan kemitraan NEJM dan JAMA.
Akses iPhone, iPad, Android, dan web mendukung penggunaan point-of-care.
Paling Cocok Untuk
Untuk siapa OpenEvidence paling jelas dibuat.
Klinisi terverifikasi yang butuh jawaban medis cepat dan bercitation di point of care.
Peneliti biomedis dan tim kesehatan yang mencari medical search berbasis sumber.
Rumah sakit dan pusat medis yang ingin workflow evidence lookup khusus klinisi.
Perusahaan
Konteks kepemimpinan dan perusahaan untuk OpenEvidence Inc..
CEO
Daniel Nadler
Pendiri
Daniel Nadler, Zachary Ziegler
Investor
Sequoia Capital, Google Ventures, Kleiner Perkins, Coatue, Thrive Capital, Conviction, ICONIQ, Greycroft, Breyer Capital, Mayo Clinic
Kantor pusat
Cambridge, MA, USA
Platform
Di mana Anda bisa memakai OpenEvidence hari ini.
Web
iOS
Android
Catatan Privasi
Catatan pengelolaan data yang dipublikasikan dan penting saat menilai OpenEvidence.
Kebijakan privasinya menyebut OpenEvidence tidak membagikan pertanyaan atau percakapan pengguna.
Kebijakan itu juga menyatakan model AI tidak dilatih dengan protected health information.
Layanan gratisnya didanai lewat iklan dan kemitraan, serta mengumpulkan data pendaftaran, penggunaan, perangkat, dan kueri untuk menjalankan platform.
Kepatuhan
Sinyal kepatuhan publik atau tata kelola enterprise yang kami temukan untuk OpenEvidence.
HIPAA
SOC 2 Type 2
Akses
Cara mengintegrasikan atau membangun di sekitar OpenEvidence.
Aplikasi iOS
Tersedia
Aplikasi Android
Tersedia
Alternatif
Pilihan lain yang layak dipertimbangkan bersama OpenEvidence.
Kategori: Riset, Pencarian, Asisten AI. Harga mulai Gratis/bulan.
Kategori: Riset, Pencarian, Asisten AI. Harga mulai Gratis/bulan.
Kategori: Riset, Pencarian, Asisten AI. Harga mulai US$7/bulan.
Kategori: Riset, Produktivitas, Pendidikan. Harga mulai Termasuk.
Snapshot Produk
OpenEvidence adalah alat informasi medis untuk klinisi yang sudah terverifikasi. Ia bukan search engine medis umum, dan bukan produk yang ditujukan untuk pembaca biasa atau pasar Indonesia secara luas.
Posisinya jelas: membantu dokter atau tenaga kesehatan menemukan jawaban cepat yang tetap bercitation saat sedang bekerja di point of care.
Apa yang Bisa Dilakukan
- Memberikan jawaban medis yang bersumber dari literatur peer-reviewed.
- Menyaring informasi dari jurnal medis, FDA, dan CDC untuk konteks klinis.
- Dipakai lewat web dan aplikasi mobile untuk kebutuhan point-of-care.
- Menyediakan pengalaman yang dirancang khusus untuk pengguna klinis terverifikasi.
Keunggulan
Sumbernya tegas dan klinis. OpenEvidence memprioritaskan jawaban yang bisa ditelusuri ke literatur medis, bukan ringkasan umum yang kabur. Untuk workflow klinis, itu jauh lebih penting daripada sekadar tampilan AI yang meyakinkan.
Sangat cepat untuk kebutuhan praktik. Aplikasi mobile dan web membuatnya cocok dipakai di lingkungan kerja yang tidak sempat membuka banyak sumber satu per satu.
Batas audiensnya justru jelas. Karena hanya untuk HCP AS yang terverifikasi, produk ini tidak mencoba memuaskan semua orang. Itu mengurangi ambiguitas posisi produk.
Trade-off yang Perlu Diketahui
Ini bukan produk yang bisa dibeli atau dipakai bebas oleh pembaca Indonesia. Kalau Anda bukan klinisi AS terverifikasi, OpenEvidence praktis tidak masuk shortlist.
Untuk konteks Wyse.id, nilai utamanya justru sebagai pembeda kategori: ia menunjukkan bagaimana produk AI medis bisa sengaja membatasi akses demi fokus pada workflow klinis tertentu.